Rabu, 27 Oktober 2010

Nitroglycerin (obat jantung golongan Nitrat)

Nitroglycerin (IV)

Oleh; i wayan agus atmaja r. ( nim. 04.07.1802 / F/kp/VII )
Deskripsi:
Nitroglycerin atau Glyceryl Trinitrate adalah sebuah vasodilator yang mudah menguap, yang mengurangiangina pectoris dengan cara merangsang guanylate cyclase dan merendahkan kalsium sitosolik. Nitroglycerin digunakan untuk pengobatan angina pectoris dan hipertensi, untuk menghasilkan hipotensi yang terkontrol selama pembedahan dan untuk mengobati gagal jantung.

Indikasi:
Untuk mengobati gagal jantung dan angina.

Dosis:
  1. Pemberian dosis: 5-10 mcg/menit IV melalui infus setelah dilusi.
  2. Ditambah 5 mcg/menit IV setiap 3-5 menit sampai beberapa respon terlihat.
  3. Jika tidak ada respon dengan 20 mcg/menit: Boleh tingkatkan dosis sebesar 10 mcg/menit dan sesudahnya jika diperlukan, tambahan sebesar 20 mcg/menit bisa diberikan.
  4. Dosis umum: 10-200 mcg/menit

Efek Samping:

Pemberian IV (khususnya jika diberikan dengan terlalu cepat); Bisa menyebabkan efek CV (hipotensi akut, kegelisahan retosternal, bergejolak, tachycardia); Efek GI (mual dan muntah-muntah, sakit pada bagian perut); EfekCNS (sakit kepala, kepeningan, ketakutan, kegelisahan, kejang otot, syncope); Efek lainnya (diaphoresis); pemberian yang diperpanjang telah dihubungkan dengan methemoglobinemia.
Instruksi Khusus:
  1. Jauhi dari pasien dengan hipotensi akut, hipovolemia, anemia, gagal jantung dalam kaitan dengan adanya gangguan atau meningkatnya tekanan yang berhubungan dengan trauma atau perdarahan.
  2. Gunakan dengan hati-hati ketika ada penurunan SBP (Systolic Blood Pressure) kurang dari 110 mmHg pada pasien penderita normotensive, dan penurunan yang berarti pada tekanan arterial lebih dari 25 % pada pasien penderita hipertensi.
  3. Gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan disfungsi hati atau ginjal akut, hipotiroidisme, malnutrisi atau hipotermia.
  4. Pengawasan HR & BP yang ketat diperlukan selama infus IV.
  5. Jangan berikan pada pasien yang mengkonsumsi inhibitor phospodiesterase dalam waktu 24 jam terakhir.
  6. Perlengkapan plastik yang digunakan untuk pemberian obat bisa menyerap GTN dan pemberian dosis perlu disesuaikan dengan hal ini.
  7. Toleransi terhadap nitrat biasanya berkembang dengan penggunaan jangka panjang dan pemberian dosis bebas-nitrat dalam jarak waktu yang cukup itu diperlukan.

Nitroglycerin (Oral)

Deskripsi:
Nitroglycerin atau Glyceryl Trinitrate adalah sebuah vasodilator yang mudah menguap, yang mengurangi angina pectoris dengan cara merangsang guanylate cyclase dan merendahkan kalsium sitosolik. Nitroglycerin digunakan untuk pengobatan angina pectoris dan hipertensi, untuk menghasilkan hipotensi yang terkontrol selama pembedahan dan untuk mengobati gagal jantung.
Indikasi:
Untuk mengobati gagal jantung dan angina.
Dosis:
Pemberian kapsul tambahan:
  1. Melalui mulut (per oral) 2.5 mg, diberikan 2-3 kali sehari, atau
  2. Melalui mulut (per oral) 5 mg, diberikan 2-3 kali sehari dalam kasus-kasus berat.
Pemberian tablet tambahan:
  1. Dosis diberikan melalui mulut (per oral) sebesar 2.6 mg, dua kali sehari
  2. Boleh ditingkatkan hingga 6.4 mg melalui mulut (per oral),2-3 kali sehari (Dosis akan tergantung pada formulasi).
Efek Samping:
  1. Efek CNS (sakit kepala yang biasanya meningkat dengan pemberian jangka panjang, light headedness, kepenatan, dan syncope); Efek CV namun agak jarang (bradycardia, hipotensi); Efek GI (N/V, bowel incontinence, xerostomia).
  2. Toleransi terhadap nitrat biasanya berkembang dengan penggunaan jangka panjang dan pemberian dosis bebas-nitrat dalam jarak waktu yang cukup itu diperlukan.
Instruksi Khusus:
  1. Dosis untuk menangani toleransi nitrate: Dianjurkan memberi dosis terakhir pada pukul 7 malam; lakukan 2x sehari daripada 4x sehari; lakukan persiapan pemberian dosis lanjutan di pagi hari.
  2. Jauhi dari pasien dengan hipotensi akut, hipovolemia, anemia, gagal jantung dalam kaitan dengan adanya gangguan atau meningkatnya tekanan yang berhubungan dengan trauma atau perdarahan.
  3. Gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan disfungsi hati atau ginjal akut, hipotiroidisme, malnutrisi atau hipotermia.
  4. Berkontra-indikasi pada pemberian obat bersamaan dengan inhibitor phosphodiesterase (dikenal dengan Sildenafil).
  5.  

      Tidak ada komentar:

      Poskan Komentar